Senin, 14 April 2014


A.    Ciri – ciri makhluk hidup
Secara umum, ciri-ciri yang ditemukan pada makhluk hidup adalah bernapas,  bergerak,  makan  dan  minum,  tumbuh  dan  berkembang,  berkembang  biak, mengeluarkan zat sisa, peka terhadap rangsang, dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
1)  Bernapas
Setiap saat kita bernapas, yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Kita dapat merasakan kebutuhan bernapas dengan cara menahan untuk tidak menghirup udara selama beberapa saat. Tentunya kita akan merasakan lemas sebagai tanda kekurangan oksigen.
2) Memerlukan Makanan dan Minuman
Untuk  beraktivitas,  setiap  makhluk  hidup  memerlukan  energi. Untuk  memperoleh energi  tersebut, makhluk hidup memerlukan makanan dan minuman.

3) Bergerak
Kita  dapat  berjalan,  berlari,  berenang,  dan  menggerakkan  tangan.  Itu merupakan ciri bergerak. Tubuh kita dapat melakukan aktivitas karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak.
4) Tumbuh dan Berkembang
Perhatikan tubuhmu, samakah tinggi dan berat badanmu sekarang dengan waktu masih kecil? Hewan juga mengalami hal yang sama. Kupu-kupu bertelur, telur tersebut kemudian meneta menjadi ulat, lalu menjadi kepompong, kepompong berubah bentuk menjadi kupu-kupu muda, dan akhirnya menjadi kupu-kupu dewasa.
5)  Berkembang Biak (reproduksi)
Sebagai contoh kita lahir dari ayah dan ibu, ayah dan ibu kita masing-masing juga mempunyai orang  tua  yang  kita  panggil  kakek,  nenek  dan seterusnya  sehingga  diperoleh  keturunan. Kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan  disebut  dengan  berkembang  biak. Berkembang biak bertujuan untuk melestarikan keturunannya agar tidak punah.
6. Peka terhadap Rangsang (Iritabilitas)
Bagaimanakah  reaksi  kita  jika  tiba-tiba ada sorot lampu yang sangat terang masuk? Tentu secara spontan akan segera menutup kelopak  mata.  Dari    contoh  di  atas menunjukkan  bahwa  manusia  mempunyai kemampuan  untuk  memberikan  tanggapan terhadap  rangsangan  yang  diterima. Kemampuan  menanggapi  rangsangan disebut  iritabilitas. 

* Dengan adanya ciri ciri makhluk hidup diatas, kita dapat membedakan mana yang termasuk benda tak hidup. 



Minggu, 13 April 2014

Pesawat sederhana adalah alat sederhana yang dipergunakan untuk mempermudah manusia melakukan usaha.
Pesawat sederhana berdasarkan prinsip kerjanya dibedakan menjadi : tuas/pengungkit, bidang miring, katrol dan roda berporos/roda bergandar. 

macam - macam pesawat sederhana :
1. bidang miring
Bidang miring adalah suatu permukaan datar yang memiliki suatu sudut, yang bukan sudut tegak lurus, terhadap permukaan horizontal. Penerapan bidang miring dapat mengatasi hambatan besar dengan menerapkan gaya yang relatif lebih kecil melalui jarak yang lebih jauh, dari pada jika beban itu diangkat vertikal.

2. Katrol
Katrol merupakan roda yang berputar pada porosnya. Biasanya pada katrol juga terdapat tali atau rantai sebagai penghubungnya. Berdasarkan cara kerjanya, katrol merupakan jenis pengungkit karena memiliki titik tumpu, kuasa, dan beban. Katrol digolongkan menjadi tiga, yaitu katrol tetap, katrol bebas, dan katrol majemuk.
3. Tuas
Tuas/pengungkit berfungsi untuk mengungkit, mencabut atau mengangkat benda yang berat.
Cara Kerja Tuas :
Jika kita akan mengangkat benda dengan menggunakan tuas, maka kita harus meletakkan benda di salah satu ujung pengungkit ( tuas ) kemudian memasang batu atau banda apa saja sebagai penumpu dekat dengan benda seperti pada gambar. selanjutnya tangan kita memegang ujung batang pengungkit dan menekan batang pengungkit tersebut secara perlahan-lahan sampai benda dapat diangkat atau bergeser.
Keuntungan Mekanik Tuas
Keuntungan mekanik pada tuas adalah perbandingan antara gaya beban (w) dengan gaya kuasa (F), dapat dituliskan sebagai :
KM = w/F atau KM = lk/lb
Keuntungan mekanik pada tuas bergantung pada masing-masing lengan. Semakin panjang lengan kuasanya, maka keuntungan mekaniknya akan semakin besar.
4. Roda berporos
Roda berporos merupakan roda yang di dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar bersama-sama. Roda berporos merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang banyak ditemukan pada alat-alat seperti setir mobil, setir kapal, roda sepeda, roda kendaraan bermotor, dan gerinda.

video pesawat sederhana :